CARA MENGUBAH HARDISK BIASA KE SSD
|
|
|
CARA MENGUBAH HARDISK
BIASA KE SSD |
|
|
|
Cara mengubah
hardisk biasa ke ssd Aktivitas yang kian hari makin banyak dan padat,
menuntut seseorang untuk bekerja lebih cepat agar pekerjaannya tidak
menumpuk. Namun persoalan yang sering terjadi adalah perangkat yang kita
miliki terkadang tidak mendukung kecepatan yang kita butuhkan. Alih-alih
bekerja dengan cepat, namun kenyataanya mengharuskan kita untuk berkerja
dengan sabar. Mungkin apa
yang barusan kamu baca di atas adalah realita yang seringkali terjadi ya.
Misalnya seperti di saat kamu ingin memindahkan data besar dengan cepat dari
laptop ke flashdisk, namun laptop yang kamu miliki malah melakukan proses
transfer data dengan begitu leletnya. Pastinya hal tersebut akan terasa
jengkel Untuk
mengatasi hal tersebut ada banyak cara, namun salah satu cara yang akan
AGRES.ID bahas pada kesempatan kali ini adalah cara mengganti hardisk
biasa ke SSD. Dengan mengganti laptop hardiskmu dengan SSD, maka laptop
yang kamu miliki akan menjadi lebih cepat dalam beberapa hal dibandingkan
saat sebelumnya masih menggunakan HDD biasa. Sebelum kita
melanjutkan ke cara mengganti hardisk biasa ke SSD, terlebih dahulu kami akan
infokan tentang manfaat apa saja yang nantinya bisa kamu dapatkan jika nanti
memiliki komputer atau laptop yang menggunakan media penyimpanan SSD ini.
Berikut adalah manfaat yang bisa kamu rasakan saat menggunakan SSD : |
|
1. |
|
Cepat
untuk Melakukan Transfer Data Jika kamu
menggunakan SSD, maka nantinya komputer atau laptopmu akan menjadi lebih
cepat dalam melakukan transfer atau mentransfer data. Tidak hanya sebatas
itu, pada proses booting dan membuka aplikasi lain pun akan mengalami
peningkatan kecepatan juga bila menggunakan SSD. |
|
2. |
|
Lebih
Nyaman Katakan
selamat tinggal untuk suara berisik yang muncul saat menggunakan hardisk
biasa. Suara berisik tersebut muncul saat kamu menggunakan Hardisk biasa
karena struktur penyimpanannya masih menggunakan piringan. Piringan harus
terus berputar agar kamu bisa menyimpan dan menulis data. Berbeda jika kamu
menggunakan SSD yang struktur penyimpanannya hanya mengunakan sekumpulan
chip. Sehingga tidak ada putaran yang dihasilkan dan menjadikan komputer atau
laptopmu lebih nyaman digunakan karena tidak menimbulkan suara apapun. |
|
3. |
|
Lebih
Ringan Tidak hanya
bentuknya yang lebih kecil dari Hardisk, akan tetapi SSD juga lebih terasa
ringan bebannya bila dibandingkan dengan HDD pada umumnya. Hal ini
dikarenakan struktur SSD lebih ringkas dibandingkan HDD yang tersusun dari
piringan-piringan. |
|
4. |
|
Lebih
Hemat Listrik SSD lebih
hemat listrik bila dibandingkan dengan Hardisk biasa. Listrik yang digunakan
oleh SSD tidak sebesar HDD karena listrik hanya digunakan sebagai daya saja.
Berbeda dengan HDD yang memerlukan listrik lebih untuk memutar piringan. |
|
5. |
|
Lebih
Tahan Guncangan Kelebihan
selanjutnya dari SSD adalah lebih tahan terhadap guncangan. SSD lebih tahan
guncangan karena tidak terdiri dari susunan piring seperti HDD. Sehingga saat
terkena guncangan jauh lebih aman. Itulah
beberapa manfaat yang bisa Agres Friends dapatkan bila menggunakan SSD
sebagai media penyimpanan komputer atau laptop. |
|
|
|
Cara
Mengganti Hardisk Biasa ke SSD Seperti yang
kamu ketahui, SSD menggunakan sekumpulan chip sebagai media penyimpanan. Hal
ini mirip dengan Flash drive / flashdisk yang biasa kita gunakan untuk
menyimpan data. Dengan bantuan aliran listrik, maka proses penyimpanan dan
pengambilan data dapat segera dilakukan saat terhubung dengan listrik.
Berbeda dengan HDD biasa yang mengharuskan piringan berputar terlebih dahulu
untuk menulis dan membaca data. Nah untuk
mengganti hardisk laptop atau komputer ke SSD maka tidak bisa sembarangan.
Selain menjadikan SSD nantinya tidak dapat bekerja, penggantian SSD yang
dilakukan sembaragan juga dapat mengakibatkan SSD tidak mengeluarkan
kemampuan aslinya (terutama dalam hal transfer mentransfer data). Untuk
mencegah hal tersebut terjadi, berikut ini kami rangkum cara-cara menganti
Hardisk biasa ke SSD : |
|
|
|
Hal pertama
yang harus Agres Friends lakukan sebelum memutuskan untuk mengganti hardisk
biasa ke SSD adalah memastikan bahwa komputer atau laptop yang kamu miliki
mendukung dan dapat menggunakan SSD. Untuk
mengatahuinya cukup mudah, cukup periksa motherboard milikmu menggunakan
kabel SATA atau tidak untuk menghubungkan hardisk sebelumnya. Jika hardisk
sebelumnya terhubung dengan kabel SATA dan bukan kabel IDE, itu artinya
komputer atau laptop milik kamu bisa menggunakan SSD.
Setelah
mengetahui komputer atau laptop yang kamu miliki menggunakan kabel data
sebagai penghubung antara Hardisk dengan Motherboard, kini waktunya mencari
tahu apakah laptop yang kamu miliki support menggunakan SATA III atau tidak. SATA III penting sekali perannya jika kamu ingin menggunakan SSD. Hal ini dikarenakan jika kamu menggunakan SSD dengan konektor SATA I atau SATA II hasilnya tidak akan bisa semaksimal SATA III. Dikutip dari website sandik.com hal ini dikarenakan SATA I dan SATA II untuk bandwithnya hanya bisa sampai 300MB/s. Sedangkan jika kamu menggunakan SATA III, untuk bandwithnya bisa mencapai 600MB/s. |
|
|
|
|
|
|
|
Jadi jika
kamu menggunakan SATA I atau II, maka kurang lebih kecapatan transfer yang
kamu miliki hanya akan mencapai maksimal 300MB/s. |
|
|
|
3.
Pilihlah SSD yang Sesuai Kebutuhan Dari sisi
harga, meski SSD memiliki berbagai keunggulan, namun kapasitas yang dimiliki
oleh SSD masih lebih rendah jika dibandingkan dengan HDD. Untuk itu, pilihlah
dengan bijak kapasitas SSD yang kamu butuhkan. |
|
|
|
4. Kloning
atau Install Sistem Operasi Setelah semua
persiapan sudah dilakukan, kini waktunya melakukan kloning atau instalasi
sistem operasi baru terhadap SSD yang akan digunakan. Hal ini agar saat SSD
terpasang, kamu sudah bisa langsung menggunakannya. Jika kamu
ingin merasakan komputer atau laptop dalam keadaan yang fresh layaknya
seperti baru dibeli, maka saran kami adalah lakukan instalasi sistem operasi
baru pada SSD kamu. Namun jika kamu tetap ingin menggunakan sistem yang sama
dengan file-file yang sebelumnya digunakan juga, maka mengkloning Hardisk
lama kamu ke SSD yang baru adalah jawabannya. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|


Komentar
Posting Komentar