DNS SERVER
DNS SERVER
|
A. |
PENGERTIAN
DNS SERVER Pengertian Domain Name System atau
DNS server adalah sebuah sistem yang berfungsi untuk mengkonversi nama domain
menjadi alamat IP. Server DNS ini bekerja sebagai jembatan antara nama domain
dan alamat IP yang digunakan oleh komputer untuk menemukan lokasi situs web
yang dituju. Saat seseorang mengakses situs
web, browser akan mengirimkan permintaan ke server DNS untuk menemukan alamat
IP dari nama domain tersebut. Setelah alamat IP ditemukan, browser akan
mengirimkan permintaan ke server web yang bersangkutan untuk mengambil konten
dari situs web. Oleh karena itu, server DNS memainkan peran penting dalam
memastikan konektivitas internet berjalan dengan lancar. Hal ini membuat
proses mengakses situs web atau aplikasi menjadi lebih mudah dan cepat,
karena kita tidak perlu mengingat alamat IP yang sulit diingat. Dengan adanya DNS server, kita
dapat mengakses website hanya dengan mengetikkan nama domain-nya pada
browser, seperti www.google.com misalnya, bukan dengan mengetikkan alamat
IP-nya secara langsung. DNS server akan bertugas untuk mencari dan
menyediakan informasi alamat IP yang sesuai dengan nama domain yang dicari. DNS server bisa diibaratkan
sebagai buku telepon besar yang mengaitkan nama domain dengan alamat IP. Setiap
kali kita mengakses sebuah website, komputer atau perangkat akan mengirimkan
permintaan ke DNS server untuk mencari alamat IP yang sesuai dengan nama
domain yang dituju. Kemudian, DNS server akan mengirimkan informasi alamat IP
tersebut ke perangkat yang meminta, sehingga kita dapat mengakses situs yang
dituju dengan mudah. |
|
|
B. |
FUNGSI DNS
SERVER Fungsi utama dari DNS Server
adalah untuk memetakan nama domain ke alamat IP dan menyimpan informasi ini
dalam cache untuk mempercepat pengaksesan situs web. Setiap kali komputer
atau perangkat mobile mencoba mengakses situs web, permintaan akan dikirim ke
DNS Server terdekat. Server ini akan mencari alamat IP dari situs yang
diminta dan mengirimkan informasi kembali ke perangkat yang meminta. Ini
memungkinkan perangkat untuk terhubung dengan server situs web dan
menampilkan isi situs. Menggunakan DNS Server memiliki
banyak manfaat, seperti mempercepat waktu pemuatan situs web, mempermudah
pengaturan alamat IP dan memungkinkan nama domain yang mudah diingat. Dalam
beberapa kasus, juga memungkinkan pengaturan website yang berbeda untuk satu
alamat IP, sehingga mempermudah pengaturan dan manajemen situs web. Namun, ada juga fungsi lain dari
DNS yang perlu Anda ketahui seperti: |
|
|
|
1. |
Mencari alamat host untuk memenuhi
request dari klien. |
|
|
2. |
Meminta informasi IP address
sebuah website berdasarkan dengan alamat domain |
|
|
3. |
Mendapatkan informasi URL sebuah
website berdasarkan oleh IP address digunakan oleh klien. |
|
|
4. |
Menentukan server yang paling
tepat untuk pengiriman email. |
|
|
5. |
Mengamankan aktivitas transfer data yang terjadi selama user
mengakses suatu website |
|
|
6. |
Menerjemahkan hostname ke IP address dan sebaliknya |
|
|
7. |
Mencari data yang sesuai pada
database server untuk ditampilkan pada browser klien. |
|
C. |
CARA KERJA
DNS SERVER Cara kerja DNS server adalah salah
satu hal yang penting untuk dipahami dalam dunia teknologi informasi. DNS
server memiliki peran utama dalam mengonversikan nama domain ke alamat IP
sehingga mempermudah pengguna untuk mengakses suatu situs web. Dalam hal ini,
DNS server berfungsi sebagai mesin pencari atau mesin penerjemah nama domain
menjadi alamat IP. Proses cara kerja DNS server
dimulai saat pengguna memasukkan nama domain pada browser. Nama domain
tersebut akan diteruskan ke DNS server yang terdapat pada jaringan lokal atau
provider internet. Jika DNS server tidak menemukan informasi yang dicari,
maka DNS server akan mengirimkan permintaan ke DNS server lainnya hingga
menemukan informasi yang dibutuhkan. Setelah informasi ditemukan, DNS
server akan mengirimkan informasi alamat IP dari nama domain tersebut ke
browser. Browser kemudian akan mengakses alamat IP tersebut dan menampilkan
konten dari situs web yang dituju. Proses ini berlangsung secara cepat dan
efisien sehingga pengguna dapat mengakses situs web dengan mudah dan cepat. |
|
|
D. |
CARA KERJA PROGRAM DNS |
|
|
|
1. |
DNS Query Proses pertama yang terjadi ketika Anda mengetikkan URL alamat
domain website pada sebuah browser adalah DNS Query.Saat Anda memasukkan URL
pada sebuah browser, DNS server secara otomatis akan mencari informasi
IP address URL tersebut pada file hosts server.Jika informasi tidak
ditemukan, server akan mencari rekam informasi yang pernah tercatat di sistem
server (cache). DNS query sendiri memiliki tiga jenis yang berbeda: recursive
query, iterative query, dan non-recursive query. Berikut adalah penjelasan singkat tentang ketiga jenis DNS query
yang ada:
|
|
|
2. |
DNS Recursive Resolver DNS recursive resolver adalah proses pertama pencarian informasi
IP address. Jika informasi yang relevan tidak ditemukan pada cache server,
sistem akan mencari informasi pada cache penyedia internet atau internet
service provider (ISP). |
|
|
3. |
Root Name Server Jika informasi yang diminta oleh klien tidak bisa ditemukan di
ISP, sistem akan mencari informasi yang Anda butuhkan pada root name server,
database yang menjawab pertanyaan-pertanyaan soal nama domain dan IP address. Root name server sendiri tidak memiliki semua informasi hostname
dan IP address. Server ini meneruskan permintaan informasi ke pihak ketiga yang
mempunyai informasi tersebut. Sampai sekarang, ada 13 root server yang ada di seluruh dunia.
Root server ini diurutkan secara alfabetis dan dikelola organisasi besar
seperti Internet System
Consortium, dan ICANN. |
|
|
4. |
TLD Name Server Melalui root name server, sistem akan menggunakan top-level
domain untuk menemukan jenis informasi yang dicari. Contohnya jika TLD menggunakan ekstensi domain .id,
berarti server yang digunakan pasti adalah server Indonesia. Begitu pula
dengan .au yang pastinya ada di server Australia. Dengan begini, sistem bisa meneruskan pencarian informasi ke
server yang memiliki informasi dan data yang dicari. |
|
|
5. |
Authoritative Name Setelah berhasil menemukan server tempat hostname disimpan,
Authoritative server memiliki semua informasi lengkap tentang website yang
dituju.Saat semua informasi yang diminta sesuai dengan hasilnya, browser pun
akan menampilkan website atau halaman yang klien minta pada awal
pencarian. Biasanya, proses pencarian konten melalui DNS server ini akan
diulang untuk memastikan informasi yang ditampilkan tetap
up-to-date. Tapi, beberapa informasi juga disimpan dalam bentuk cache
pada DNS server agar proses query bisa berjalan dengan lebih cepat. |
|
E. |
MACAM MACAM DNS SERVER Dalam sistem DNS server, informasi yang disimpan dan diberikan
disebut dengan DNS record. Berikut adalah 10 DNS record yang paling sering
dijumpai
|
|
|
F. |
SRUKTUR DNS SERVER Struktur DNS server merupakan bagian penting yang harus diketahui
dalam memahami cara kerja DNS server. Struktur DNS server terdiri dari dua
bagian utama, yaitu hierarki DNS dan zona dan record pada DNS. Hierarki DNS
menentukan bagaimana DNS server bekerja dan bagaimana informasi ditemukan.
Sementara, zona dan record pada DNS memiliki peran penting dalam menentukan
bagaimana informasi diteruskan. Pada hierarki DNS, terdapat tiga jenis DNS server, yaitu DNS root
server, DNS TLD server, dan DNS authoritative server. DNS root server adalah
server paling atas dalam hierarki DNS yang bertugas mengatur domain TLD (Top
Level Domain) seperti .com, .org, .net, dan lain-lain. DNS TLD server
bertugas untuk mengatur domain di bawah TLD seperti contoh.com, misal.org,
dan sebagainya. Sedangkan, DNS authoritative server bertugas untuk mengatur
informasi yang terkait dengan domain tertentu, seperti alamat IP, MX record,
dan lain-lain. Pada zona dan record pada DNS, terdapat beberapa jenis record
yang digunakan dalam DNS. A record adalah record yang menentukan alamat IP
dari nama domain. MX record menentukan server email yang digunakan oleh
domain. CNAME record menentukan nama alias dari suatu domain. Ada juga
beberapa jenis record lain yang digunakan dalam DNS seperti NS record, PTR
record, dan lain-lain. Dengan memahami struktur DNS server, kita dapat mengetahui
bagaimana sistem ini bekerja dan bagaimana informasi diteruskan. Struktur DNS
server sangat penting untuk dipahami agar kita dapat memanfaatkan DNS server
dengan baik dan efisien. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mempelajari
lebih lanjut tentang struktur DNS server agar dapat memahami cara kerja DNS
server secara keseluruhan. |
|
|
G. |
KELEBIHAN MENGGUNAKAN DNS SERVER Menggunakan DNS server memiliki banyak kelebihan bagi
penggunanya. Pertama, DNS server mempermudah akses ke internet. Saat kita
mengetikkan alamat situs web pada browser, maka DNS server akan memetakan
alamat domain ke alamat IP dari situs tersebut, sehingga kita dapat mengakses
situs web tersebut dengan mudah. Kedua, DNS server mempermudah pengelolaan nama domain. Jika ada
perubahan pada alamat IP dari sebuah situs web, maka hanya perlu dilakukan
perubahan pada DNS server, sehingga pengguna tidak perlu memikirkan perubahan
alamat IP tersebut. Ketiga, DNS server dapat mempercepat waktu loading halaman web.
DNS server menyimpan informasi tentang alamat IP dari sebuah domain, sehingga
ketika kita mengakses halaman web yang sama, informasi tersebut dapat diambil
dari cache DNS server, sehingga waktu loading halaman web dapat dikurangi. Keempat, menggunakan DNS server dapat membantu dalam mengatasi
masalah privasi dan keamanan. Misalnya, dengan menggunakan DNS server yang
mengaktifkan fitur DNS over HTTPS, maka informasi yang diteruskan melalui
jaringan akan dienkripsi, sehingga tidak dapat dibaca oleh pihak yang tidak
berwenang. Kelima, menggunakan DNS server dapat membantu dalam mengatasi
masalah blokir situs web. Dengan menggunakan DNS server yang memiliki fitur
Smart DNS, maka kita dapat membypass pemblokiran situs web yang diblokir oleh
pemerintah atau internet service provider. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa menggunakan DNS server
memiliki banyak keuntungan bagi penggunanya, mulai dari mempermudah akses ke
internet, mempermudah pengelolaan nama domain, mempercepat waktu loading
halaman web, membantu dalam mengatasi masalah privasi dan keamanan, serta
membantu dalam mengatasi masalah blokir situs web. Oleh karena itu, sangat
disarankan untuk menggunakan DNS server agar dapat memanfaatkan internet
dengan lebih baik dan efisien. |
|
|
H. |
KEKURANGAN MENGGUNAKAN DNS SERVER Walaupun menggunakan DNS server memiliki banyak keuntungan, namun
juga ada beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan. Pertama, adalah masalah
keamanan. Informasi yang diteruskan melalui jaringan dapat dicuri oleh pihak
yang tidak bertanggung jawab, seperti hacker. Oleh karena itu, penting bagi
pengguna untuk memastikan bahwa DNS server yang digunakan memiliki fitur
keamanan yang memadai. Kedua, adalah masalah ketergantungan. Jika DNS server yang
digunakan mengalami masalah, maka kita tidak akan dapat mengakses internet.
Hal ini dapat terjadi karena adanya masalah pada server DNS atau jaringan
yang digunakan. Ketiga, adalah masalah kecepatan. Meskipun DNS server dapat
mempercepat waktu loading halaman web, namun jika server DNS yang digunakan
memiliki kapasitas yang terbatas, maka waktu loading halaman web dapat
menjadi lambat. Keempat, adalah masalah keterbatasan fitur. Beberapa DNS server
mungkin tidak memiliki fitur yang dibutuhkan oleh pengguna, seperti fitur
Smart DNS atau fitur DNS over HTTPS. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa meskipun menggunakan DNS
server memiliki banyak keuntungan, namun juga ada beberapa kelemahan yang
perlu diperhatikan, seperti masalah keamanan, masalah ketergantungan, masalah
kecepatan, dan masalah keterbatasan fitur. |
|
|
I. |
DNS Server Isn’t Responding Salah satu masalah DNS yang sering muncul adalah “DNS Server
Isn’t Responding”. Masalah ini bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti jaringan
internet bermasalah, DNS server bermasalah, network adapter bermasalah dan
sebagainnya. Cara mengatasinya sangat mudah, Anda bisa mencoba beberapa hal
berikut ini:
Jika semua cara diatas masih belum berhasil, Anda bisa langsung
kontak ke provider server yang Anda gunakan. |
|
|
J. |
Contoh DNS |
|
|
|
a. |
Open DNS Open DNS adalah sebuah layanan DNS alternatif yang dikembangkan
oleh OpenDNS, Inc. Contoh DNS ini berfungsi untuk mengubah cara akses internet
dengan menghubungkan pengguna ke server DNS yang lebih cepat dan lebih aman
dibandingkan dengan server DNS default yang disediakan oleh penyedia layanan
internet. Selain itu, contoh DNS satu ini juga bisa digunakan oleh pengguna
internet untuk membatasi sumber informasi pada internet. Terdapat dua alamat
IP yang digunakan yaitu IP Address primary (208.67.222.222) dan juga IP
Address secondary (208.67.220.220). Beberapa fitur yang disediakan open DNS
seperti: |
|
|
b. |
Kontrol Parental Contoh DNS yang pertama ini dapat membantu orang tua untuk
mengawasi anaknya loh DomaiNesia! Apakah kamu sudah tahu adi Open DNS menyediakan fitur kontrol akses parental yang dapat
membantu orang tua untuk memblokir situs-situs web yang tidak pantas atau
berbahaya bagi anak-anak. Pengguna dapat mengatur level keamanan dan
memblokir situs web tertentu sesuai dengan preferensi mereka. |
|
|
c. |
Anti-Phishing Selain kontrol parental, Open DNS adalah DNS yang menyediakan
fitur anti-phishing untuk melindungi pengguna dari serangan phishing. Ketika pengguna mengunjungi situs web yang mencurigakan, Open DNS
akan memperingatkan pengguna tentang potensi ancaman dan memblokir akses ke
situs web tersebut. |
|
|
d. |
Kecepatan Akses Internet Selanjutnya, fitur yang dimiliki Open DNS adalah menjanjikan
kecepatan akses internet yang lebih cepat dibandingkan dengan server DNS
default yang disediakan oleh penyedia layanan internet. Hal ini disebabkan karena Open DNS memiliki infrastruktur server
yang lebih baik dan terdistribusi di banyak lokasi di seluruh dunia. |
|
|
e. |
Comodo Secure DNS Comodo Secure DNS adalah layanan DNS yang disediakan oleh Comodo
Group, sebuah perusahaan keamanan internet yang terkenal. Contoh DNS satu ini
bertujuan untuk memberikan pengalaman akses internet yang lebih cepat dan
lebih aman untuk pengguna internet. Seperti halnya OpenDNS, Comodo Secure DNS juga menyediakan
beberapa fitur keamanan dan kontrol akses. Salah satu fitur andalan dari
contoh DNS satu ini adalah dapat memblokir situs berbahaya. Comodo Secure DNS adalah DNS yang menyediakan pengaturan yang dapat
membantu pengguna untuk memblokir situs web yang berbahaya atau mencurigakan.
Pengguna dapat mengatur pengaturan untuk memblokir situs web yang mengandung
malware, spyware, atau konten berbahaya lainnya. Contoh DNS ini memiliki dua jenis IP juga yaitu 8.26.56.26 untuk
IP primarynya dan 8.20.247.20 untuk IP secondarynya. |
|
K. |
Cara Mudah Setting DNS Domain Sebelum membahas cara setting DNS, kamu memerlukan Zone Editor
pada cpanel. Berikut ini adalah cara setting DNS domain melalui
fitur Zone Editor di cPanel: |
|
|
|
1. |
Masuk ke akun cPanel. |
|
|
2. |
Cari dan klik ikon “Zone Editor” pada bagian “Domains” di halaman
utama cPanel. |
|
|
3. |
Pilih domain yang ingin kamu ubah pada daftar domain yang
muncul. |
|
|
4. |
Pilih jenis record yang ingin kamu buat, misalnya CAA, A, AAAA,
SRV, TXT, dan yang lainnya. |
|
|
5. |
Isi data-data yang diperlukan untuk record tersebut, seperti IP
address atau hostname yang terkait. |
|
|
6. |
Klik tombol “Add Record” untuk menambahkan record tersebut. |
|
|
7. |
Kamu dapat menambahkan record lainnya dengan mengulangi langkah
4-6, atau menghapus record yang tidak dibutuhkan dengan menekan tombol
“Delete” pada record yang ingin dihapus. |
|
|
8. |
Setelah selesai mengatur record, klik tombol “Save Changes” untuk
menyimpan perubahan. |

Komentar
Posting Komentar