MIKROSOP

 

 

 

 

MIKROSKOP         

 

A.

 

APA ITU MIKROSOP?

 

 

Mikroskop (microscope) adalah alat optik yang digunakan oleh pengamat untuk dapat melihat struktur suatu objek kecil melalui lensa dengan ukuran pembesaran tertentu. Mikroskop perlu memiliki daya resolusi dan kontras sehingga dapat menampilkan detail gambar yang terlihat bagus. 

 

 

 

B.

 

FUNGSI MIKROSOP:

 

 

Mikroskop berfungsi untuk melihat, memperbesar, dan menghasilkan gambar dari sebuah objek yang sangat kecil dan halus yang tidak dapat dilihat langsung oleh mata manusia. Contohnya, jaringan dan sel hewan dan tumbuhan, bakteri, retakan atau goresan halus, dan lain sebagainya.

 

 

 

C.

 

BAGIAN BAGIAN MIKROSOP:


 

 



 

 

 

Sebuah mikroskop terdiri dari tiga bagian utama, yaitu kepala, lengan, dan dasar. Pada ketiga bagian utama tersebut terdapat bagian-bagian optik dengan fungsinya sendiri-sendiri. Bagian-bagian tersebut adalah:

 

 

1.

Lensa okuler (eyepiece)

 

 

Lensa okuler atau lensa mata berfungsi untuk melihat sampel. Biasanya, memiliki kekuatan perbesar 10x, namun tersedia pula berbagai opsional mulai dari 5x hingga 30x.


 

2.

Diopter

 

 

Diopter berfungsi untuk mengkompensasi perbedaan fokus antara mata kiri dan kanan.


 

3.

Interpupillary distance adjustment

 

 

Penyesuaian jarak antara dua eyepiece mikroskop binokuler dengan jarak antar pupil Anda dapat dilakukan dengan interpupillary adjustment.


 

4.

Lensa objektif

 

 

Lensa objektif berfungsi sebagai optik utama pada mikroskop yang memiliki kekuatan perbesaran 40x-100X. Dalam satu mikroskop, biasanya terdapat 1 - 4 lensa objektif dengan kekuatan pembesaran yang berbeda.


 

5.

Tombol Fokus

 

 

Tombol fokus berfungsi untuk memfokuskan pengamatan sampel. 


 

6.

Tombol Zoom

 

 

Tombol zoom berfungsi untuk mengatur perbesaran sampel mikroskop dalam rentang yang besar (misalnya 0,7x - 4,5x).


 

7.

Penjepit 

 

 

Penjepit (stage clips) berfungsi untuk menahan slide di tempatnya. 


 

8.

Meja Kerja

 

 

Meja kerja digunakan untuk tempat sampel yang akan diamati.


 

9.

Lighting

 

 

Lighting atau lampu incident illumination digunakan untuk menerangi sampel. Beberapa mikroskop stereo juga menyertakan lampu incident illumination di bawah meja kerja. 

 

 

 

 

D.

 

JENIS JENIS MIKROSOP:

 

1.

Stereo Microscope


 

 



 

 

 

Mikroskop stereo (disebut juga dissecting microscope) adalah mikroskop optik yang memberikan gambar 3D atau gambar "stereo" pada perbesaran 10x - 40x. Jenis ini juga dikenal dengan mikroskop stereo zoom. Mikroskop stereo digunakan dalam manufaktur, quality control, sains, proyek sekolah, dan botani. Sampel yang sering dilihat di bawah mikroskop stereo adalah komponen elektronik seperti sirkuit, penyolderan permukaan, perbaikan perhiasan, pemeriksaan fosil, pembedahan serangga atau tumbuhan.

 

 

2.

Metallurgical Microscope

 

 

                                   


                                  

 

 

 

Mikroskop metalurgi adalah mikroskop binokuler yang berdaya tinggi yang dirancang untuk melihat sampel yang tidak memungkinkan dilewati cahaya. Cahaya yang dipantulkan bersinar melalui lensa objektif yang memberikan perbesaran 50x, 100x, 200x, dan terkadang 500x. Mikroskop metalurgi digunakan untuk memeriksa retakan tingkat mikron pada logam, coating atau lapisan yang sangat tipis.

 

 

3.

 Compound microscope


 

 



 

 

 

Compound microscope (mikroskop majemuk atau mikroskop biologis) adalah mikroskop yang menggunakan sistem lensa majemuk untuk melihat sampel di bawah perbesaran 40x - 1000x atau lebih. Contoh sampelnya seperti sel hewan atau tumbuhan, darah, kromosom, dan bakteri. Compound microscope digunakan di laboratorium, sekolah, pabrik pengolahan air limbah, kantor veteriner, serta untuk histologi dan patologi. Sampel yang dilihat di bawah mikroskop ini harus disiapkan pada slide mikroskop menggunakan kaca penutup untuk meratakan sampel.

 

 

4.

Inverted microscope


 

 



 

 

 

Inverted microscope (mikroskop terbalik) memiliki sumber cahaya dan kondensor yang dipasang tinggi di atas meja kerja dan mengarah ke bawah. Inverted microscope sering digunakan dalam penelitian untuk menganalisis dan mempelajari jaringan dan sel hidup. Inverted microscope tersedia dalam 2 tipe yaitu tipe biologis dan tipe metalurgi. Jenis biologis digunakan untuk melihat sampel hidup yang ada di cawan petri. Sedangkan jenis metalurgi untuk memeriksa sampel pada perbesaran tinggi untuk fraktur atau patahan.

 

 

5.

Digital Microscope


 

 



 

 

 

Digital microscope adalah penggabungan antara mikroskop optik dengan kamera digital. Mikroskop ini dapat merekam gambar bergerak maupun gambar tunggal. Di antara berbagai jenis mikroskop, jenis ini dapat ditemukan dengan atau tanpa eyepiece.  Mikroskop digital juga terhubung ke monitor komputer melalui kabel USB. Dengan menggunakan mikroskop ini, perangkat lunak komputer memungkinkan monitor untuk menampilkan sampel yang diperbesar. 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CARA INSTALL ULANG WINDWOS 10

CCTV

Cara Download CorelDraw 2019 FULL CRACK Gratis Langsung Bisa 100%