SPEAKER
|
|
|
|
SPEAKER |
|
|
|
|
|
|
I |
|
|
SPEAKER |
|
|
|
|
Speaker adalah alat yang identik dengan perangkat pengeras suara.
Tapi sebenarnya fungsi speaker tak sesederhana itu. Hal ini dikarenakan
speaker memiliki beberapa jenis jenis. |
|
|
|
|
|
|
II |
|
|
Mengenali
Fungsi Speaker |
|
|
|
|
Speaker ialah sebuah hardware atau perangkat keras yang berfungsi
mengubah sinyal elektrik menjadi suara dengan cara membuat getaran di salah
satu bagiannya, yakni membran. Kemudian membran tersebut menyalurkan getaran
para udara. Inilah yang membuat gelombang audio dari speaker bisa didengar oleh
pendengaran manusia. Speaker ini bisa ditemukan pada alat-alat elektronik
tertentu seperti komputer, televisi, HP dan sebagainya. Itulah sebabnya mengapa speaker amat beragam dengan fitur serta bentu
yang bermacam-macam pula. Fungsi speaker bekerja sesuai dengan kebutuhan dari
perangkat elektroniknya. Di kehidupan sehari-hari speaker banyak
dipakai untuk menyetel musik, sebagai toa masjid untuk toa adzan, speaker
radio untuk penyiaran dan lain-lain. |
|
|
|
|
|
|
Ⅲ |
|
|
Jenis-Jenis
Speaker Beserta Bagian-bagiannya |
|
|
|
|
Speaker dibagi menjadi lima jenis berdasarkan dari frekuensi yang
bisa dihasilkan oleh perangkatnya. Masing-masing jenis tersebut memiliki
kualitas suara yang berbeda, antara lain yaitu: |
|
|
1. |
|
Speaker
woofer |
|
|
|
|
Jika menginginkan speaker suara bass, speaker woofer adalah pilihan
yang tepat. Suara yang dihantarkan memiliki suara yang rendah, yaitu 40 Hz –
100Hz. Speaker woofe mempunyai suara yang jernih ketika di dengar. Untuk ukurannya umumnya speaker ini punya diameter antara 4 hingga 12
inchi. Speaker jenis woofer dapat mengeluarkan suara dengan jangkauan luas
jika digabung dengan speaker tweeter dan mid range. |
|
|
2. |
|
Speaker
subwoofer |
|
|
|
|
Speaker yang kedua ada subwoofer dengan frekuensi suara sebesar 20 Hz
hingga 200 Hz. Kini telan banyak perangkat yang punya speaker jenis ini.
Suara yang dihasilkan mantap, apalagi jika ukurannya besar. |
|
|
3. |
|
Speaker
mid range |
|
|
|
|
Kemudian ada speaker mid range yang bisa mencapai jangkauan sebesar
500 Hz hingga 5.000 Hz. Namun ukurannya cukup kecil, yaitu antara 4 hingga 6
inch. Walau begitu, speaker ini bisa membuat nada tinggi yang baik. |
|
|
4. |
|
Speaker
full range |
|
|
|
|
Bila Anda pernah ke konser, itu artinya pernah melihat speaker full
range ini. Speaker ini cukup fantastis ssebab dapat menjangkau nada rendah
dan tinggi sekaligus. Frekuensi suara yang dihasilkan sekitar 40 Hz hingga 2
kHz. |
|
|
5. |
|
Speaker
tweeter |
|
|
|
|
Speaker tweteer mampu menghasilkan nada bass dan nada rendah dengan
baik meskipun tak sebagus speaker woofer. Frekuensi suara dari speaker ini
anatar 3.500 Hz hingga 20 kHz. Ukurannya pun kecil, hanya sebesar 0,5 inch
sampai 4 inch saja. Alat yang kompleks seperti speaker tentunya terdiri komponen-komponen
penyusun. Jika hilang satu komponen saja speaker tak akan berfungsi maksimal
atau bahkan tak dapat digunakan sama sekali. Berikut bagian-bagian yang
menysusun sebuah speaker: |
|
|
|
1. |
Magnet |
|
|
|
|
Magnet ada pada speaker agar dapat menghasilkan sebuah induksi, hal
tersebut mendukung terciptanya medan magnet di speaker. Induksi itu berupa
gesekan yang dihasilkan dari listrik. Itulah awal terbentunya gelombang
bunyi. |
|
|
|
2. |
Kumparan |
|
|
|
|
Kumparan masih erat kaitannya dengan magnet. Dua komponen ini bekerja
sama dalam mengalirkan arus listrik. Bagian ini bisa dibilang berfungsi dalam
mengeluarkan arus begitu terjadi proses induksi. |
|
|
|
3. |
Membran |
|
|
|
|
Membran pada speaker berfungsi untuk menangkap gaya induksi yang
berasal dari magnet dan kumparan. Selanjutya gaya itu diubah menjadi sebuah
getaran yang menghasilkan suara. |
|
|
|
4. |
Conus |
|
|
|
|
Komponen ini berfungsi dalam menangkap sekaligus menghasilkan
gelombang yang didapat dari gerakan udara. Dengan begitu bunyi pun akan
tercipta dengan baik dari speaker. |

Komentar
Posting Komentar