WLAN
|
|
|
|
WLAN |
|
|
|
|
|
|
Ⅰ |
|
|
PENGERTIAN WLAN |
|
|
|
|
Wireless Local Area Network atau WLAN merupakan salah satu jenis jaringan komputer tanpa kabel (nirkabel). Teknologi jaringan nirkabel ini memanfaatkan gelombang elektromagnetik sebagai media transmisinya. Jadi, Anda bisa menghubungkan ke beberapa perangkat atau internet secara wireless atau nirkabel. Jaringan yang satu ini biasanya ditemukan di beberapa tempat umum seperti sekolah, kantor, kampus, hotel, tempat wisata, dan lain-lain. Banyak perusahaan yang memanfaatkan teknologi jaringan ini karena
dinilai lebih rapi dibanding jaringan kabel. Apalagi biaya pemasangan dan
perawatan juga bisa dikatakan lebih murah. |
|
|
|
|
|
|
Ⅱ |
|
|
KOMPONEN DALAM
INFRATRUKTUR WILAN |
|
|
|
|
Ada beberapa komponen yang digunakan untuk membangun infrastruktur
jaringan ini. Umumnya, jaringan lokal nirkabel hanya terdiri dari beberapa
perangkat seperti berikut: |
|
|
1. |
|
Access Point (titik akses) |
|
|
|
|
Komponen utama WLAN adalah access point atau titik akses. Fungsi
perangkat ini adalah mengubah sinyal analog menjadi digital yang kemudian
disebarkan. |
|
|
2. |
|
WLAN Interface |
|
|
|
|
Wireless LAN Interface dipasang pada desktop atau mobil PC yang
berfungsi untuk menangkap sinyal. Perangkat ini dikembangkan secara masal
dalam bentuk PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association)
yang hadir melalui PCI card atau USB. |
|
|
3. |
|
Antena |
|
|
|
|
Antena termasuk perangkat eksternal yang berfungsi menyebarkan
sinyal. Komponen ini bersifat opsional dan Anda bisa menggunakannya sebagai
penguat sinyal. |
|
|
4. |
|
Perangkat komputer |
|
|
|
|
Komputer, perangkat seluler, printer, dan device lainnya yang Anda
gunakan untuk mengakses jaringan merupakan komponen endpoints. |
|
|
|
|
|
|
Ⅲ |
|
|
CARA KERJA WLAN |
|
|
|
|
Melihat pengertian dari WIFI ataupun Pengertian WLAN, Jelas sekali kalau cara kerjanya adalah memanfaatkan gelombang Radio dalam jaringan. Jaringan ini tentunya tidak menggunakan kabel pada jaringan lokal. Untuk jaringan internet terkadang masih perlu adanya kabel yang terhubung ke modem/router agar WIFI Client dapat terhubung ke internet tanpa kabel. Router atau Modem inilah yang memungkinkan koneksi ke server yang lebih luas dapat terbentuk. Router dapat menghubungkan langsung ke internet global atau juga ke server VPN dan juga server Proxy untuk tujuan keamanan dan juga kecepatan internet. Router ini juga menghasilkan gelombang radio yang dapat di tangkap oleh perangkat oleh perangkat yang akan terhubung ke jaringan WIFI. Sinyal radio memang merupakan teknologi andalan yang di gunakan dalam
jaringan WIFI. Secara umum terdapat dua jenis frekuensi gelombang radio yang
dapat di pancarkan oleh WIFI ataupun WLAN yaitu frekuensi 2,4Ghz dan juga
5Ghz. Secara umum cara kerja WIFI dapat di jabarkan melalui gambar seperti di
bawah ini. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Dari diagram jaringan WIFi di atas dapat di jelaskan kalau cara kerja
WIFI saat digunakan untuk mengkases internet oleh komputer atau laptop adalah
sebagai berikut: |
|
|
1. |
|
Komputer mengirim request ke router untuk memintanya terhubung ke
alamat Domain Website yang di ketik di browser. |
|
|
2. |
|
Melalui permintaan tersebut, Router akan melakukan pengolahan
informasi sesuai setingan yang terdapat padanya. Kemudian router mengirim
permintaan ke alamat server DNS dan menunggu replay |
|
|
3. |
|
Apabila ada replay dari DNS server, maka router akan meneruskan data
tersebut ke komputer |
|
|
|
|
|
|
Ⅳ |
|
|
JENIS
JENIS JARINGAN WLAN |
|
|
|
|
Saat ini terdapat 2 jenis jaringan Wireless LAN yang dapat di bentuk
menggunakan teknologi WIFI. Pada prinsipnya, kedua jaringan ini memiliki
fungsi yang berbeda. Berikut ini jenis-jenis jaringannya antara lain: |
|
|
1. |
|
Jaringan Infrastruktur atau Infrastructure Network |
|
|
|
|
Jenis jaringan WIFI ini biasanya digunakan oleh pengguna secara umu seperti kantor, sekolah, rumah bahkan di tempat umum. Jenis inilah yang sering kita gunakan setiap hari dalam mengakses internet tanpa kabel atau dengan sistem Wireless. Biasanya sistem ini menggunakan sebuah Perangkat router yang dilengkapi Wireless di dalamnya. Router ini di gunakan sebagai jembatan yang menghubungkan jaringan lokal Wireless (WLAN) melalu kabel backbone sehingga terhubung ke internet dan membuka Website. Dalam jaringan lokal, Router akan mengatur setiap perangkat yang
terhubung ke jaringan WIFI. Router ini dapat di atur agar dapat bertugas
sebagai Base Station atau juga cuma sekedar Access Point. Seperti perangkat
Router standar hanya dapat memancarkan WIFI maksimal adalah 300 meter. Jarak
pancar sinyal WIFI itu tergantung dati situasi lapangan dan keadaan
lingkungan sekitar. |
|
|
2. |
|
Jaringan WIFI Ad-Hoc |
|
|
|
|
Jaringan AD-Hoc merupakan jenis jaringan WIFI yang hanya berkomunikasi dalam jaringan lokal saja tanpa terhubung ke internet. Jaringan Nirkabel ini banyak di manfaatkan dalam bekerja pada sebuah kelompok kerja misalnya antara komputer satu dengan komputer lain, Sharing printer, Sharing File, dan masih banyak lagi fungsi dari jaringan WIFI Ad-Hoc ini. Dalam jaringan Ad-Hoc biasanya terdapat sebuah titik point dalam berkomunikasi. Titik point ini bisa berupa Access Point atau juga komputer server. Setiap jaringan Ad-Hoc menggunakan algoritma yang berbeda-beda tergantung kebutuhan dan keinginan pengguna. Sebenarnya jaringan Ad-Hoc memiliki sifat yang dinamis dan dapat
memiliki arti yang berbeda di dalam setiap penggunaannya. Tetapi tetap saja
memiliki karakteristik yang sama seperti Limited Resources, Multiple Link,
dan juga Dynamic Topologi. |
|
|
|
|
|
|
Ⅴ |
|
|
MAFAAAT
WLAN |
|
|
|
|
Ada banyak manfaat WLAN untuk memudahkan pekerjaan dan meningkatkan produktivitas. Secara umum, jaringan nirkabel ini memiliki dua fungsi utama yaitu sebagai penghubung jaringan dan berbagi data antar perangkat. |
|
|
1. |
|
Menghubungkan perangkat ke jaringan tanpa kabel |
|
|
|
|
Teknologi jaringan wireless ini memungkinkan perangkat Anda dapat terhubung ke jaringan internet tanpa menggunakan kabel. Infrastruktur yang lebih rapi dan tidak memerlukan kabel akan memudahkan Anda untuk memindahkan atau menambah workstation yang dimiliki. Dengan adanya teknologi wireless LAN, area yang awalnya tidak bisa
mendapatkan sinyal karena kesulitan meletakan kabel dapat teratasi. Selama
perangkat Anda masih dalam jangkauan jaringan, Anda bisa menggunakannya. |
|
|
2. |
|
Berbagi data antar perangkat |
|
|
|
|
Perangkat-perangkat yang berada dalam jaringan ini dapat saling berbagai data antara satu dengan yang lainnya. Misalnya Anda ingin mengirim data dari HP ke komputer atau sebaliknya, maka bisa menggunakan jaringan wireless LAN ini. Anda juga bisa menggunakan jaringan ini untuk berkirim data dari komputer ke wireless printer atau device lainnya yang masih dalam jangkauan. Proses berbagi data yang tidak lagi membutuhkan kabel ini tentu lebih praktis dan cepat. Manfaat dari teknologi WLAN adalah kenyamanan dalam bertransfer data
sehingga dapat meningkatkan produktivitas Anda. Teknologi jaringan ini dapat
digunakan untuk berbagai pekerjaan di kantor, sekolah, rumah sakit, pabrik,
dan fasilitas umum lainnya. |
|
|
|
|
|
|
Ⅵ |
|
|
KELEBIHAN
WLAN |
|
|
|
|
Teknologi wireless LAN memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan jaringan kabel. Berikut beberapa kelebihan dan keuntungan yang bisa Anda dapatkan: |
|
|
1. |
|
Jangkauan yang diperluas |
|
|
|
|
Jaringan nirkabel seperti ini memungkinkan komputasi dapat dilakukan di mana saja, baik di dalam maupun di luar ruangan. Anda bisa memperluas jaringan tanpa kendala berarti, bahkan untuk beberapa area yang mungkin awalnya sulit mengakses jaringan karena kendala pemasangan kabel. |
|
|
2. |
|
Mobilitas yang lebih tinggi |
|
|
|
|
Anda tidak akan dibatasi pada jarak tertentu untuk mengakses jaringan. Selama masih berada dalam area yang dijangkau oleh sinyal, Anda bisa menggunakan jaringan tersebut dari mana saja. Dibandingkan jaringan kabel, teknologi ini menawarkan mobilitas yang
lebih tinggi sehingga dapat meningkatkan produktivitas Anda. Memudahkan Anda
untuk menyelesaikan pekerjaan tanpa harus repot dengan masalah kabel. |
|
|
3. |
|
Fleksibilitas perangkat |
|
|
|
|
Salah satu kelebihan dari WLAN adalah jaringan yang mendukung penggunaan berbagai perangkat. Mulai dari komputer, smartphone, tablet, gaming system hingga perangkat IoT. Jaringan wireless LAN dapat dipakai untuk berbagai macam perangkat yang Anda miliki. Selain itu, penggunaan jaringan ini juga lebih fleksibel karena Anda
bisa menggunakannya dengan berpindah-pindah tempat. Jika menggunakan jaringan
kabel, umumnya perangkat harus diam di satu tempat. Namun, wireless LAN lebih
fleksibel karena Anda masih bisa menggunakannya di berbagai tempat di dalam
cakupan jaringan. |
|
|
4. |
|
Instalasi dan pengelolaan lebih mudah |
|
|
|
|
Kelebihan WLAN dibanding jaringan kabel adalah membutuhkan lebih sedikit peralatan fisik. Hal ini dapat menghemat biaya, waktu, dan tenaga dalam proses pemasangannya. Instalasi jaringan lebih mudah dan praktis tanpa perlu memasang kabel yang rumit. Penggunaan jaringan ini juga lebih mudah karena umumnya di setiap
smartphone dan laptop sekarang sudah terpasang receiver untuk menangkap
sinyal. Pengelolaan jaringan juga relatif lebih murah karena perangkat fisik
yang digunakan lebih sedikit. |
|
|
5. |
|
Skalabilitas |
|
|
|
|
Dari segi skalabilitas, jaringan wireless LAN dapat digunakan di
berbagai topologi jaringan dan Anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan.
Jaringan ini dapat diukur dan Anda bisa menambahkan pengguna dengan sangat
mudah. |
|
|
|
|
|
|
Ⅶ |
|
|
KEKURANGAN
WLAN |
|
|
|
|
Meskipun WLAN adalah teknologi jaringan yang menawarkan banyak keunggulan bukan berarti tidak ada kekurangannya. Berikut beberapa kelemahan dari jaringan wireless LAN: |
|
|
1. |
|
Sinyal gangguan |
|
|
|
|
Salah satu kekurangan jaringan ini adalah sinyal yang kurang stabil dibandingkan jaringan yang menggunakan kabel. Bahkan terkadang sinyal yang mengalami gangguan tersebut membuat pengguna tidak dapat terhubung ke jaringan sama sekali. Jaringan wireless LAN lebih rentan terjadi gangguan sehingga kecepatan bandwidth menjadi tidak stabil. Hal ini tentu menyebabkan risiko penundaan atau delay cukup besar dan mengganggu kenyamanan pengguna. Risiko terjadinya hilang sinyal biasanya disebabkan karena pemancaran
sinyal yang terhalang tembok dan sumber intervensi lainnya. Selain itu,
kapasitas jaringan ini juga memiliki keterbatasan spektrum yang mana pita
frekuensi tidak dapat diperbesar. Jadi, pengguna harus memanfaatkannya
seefisien mungkin. |
|
|
2. |
|
Keamanan data kurang |
|
|
|
|
Kekurangan WLAN dari segi keamanan lebih rentan dibobol dibandingkan
dengan jaringan kabel. Pada jaringan kabel pelaku harus mendapatkan akses
fisik ke jaringan internal. Sementara itu, pada jaringan wireless LAN bisa
saja orang lain mengakses jaringan secara ilegal hanya dengan masuk ke area
jangkauan sinyal. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|


Komentar
Posting Komentar