XML
|
|
|
|
XML |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Extensible Markup Language (XML) adalah bahasa komputer yang dibuat
oleh World Wide Web Consortium (W3C) untuk menyederhanakan proses pertukaran
dan penyimpanan data. Hal ini disebabkan keunikan dan perbedaan sistem yang
digunakan oleh masing-masing server yang terhubung ke internet. Maka dari
itu, diperlukan adanya standardisasi
proses transfer data antar server. XML akan menyimpan data dalam format teks yang sederhana. Jadi, data
tersebut akan dapat dimengerti oleh server yang menerima data tanpa perlu
perubahan atau modifikasi apapun. Hal ini tentunya sangat memudahkan dalam
penyimpanan dan pengiriman data antar server. |
|
|
|
|
|
|
A. |
|
|
FUNGSI
XML |
|
|
|
|
Extensible Markup Language (XML) memiliki banyak fungsi, di antaranya
: |
|
|
1. |
|
Menyimpan dan mentransfer data: XML dapat digunakan untuk menyimpan
data terstruktur dalam file atau database, serta mentransfer data antar
sistem dan platform. |
|
|
2. |
|
Mendefinisikan format data: XML dapat digunakan untuk mendefinisikan
format data berdasarkan kebutuhan dan preferensi pengguna. |
|
|
3. |
|
Membuat dokumen terstruktur: XML dapat digunakan untuk membuat
dokumen terstruktur. |
|
|
4. |
|
Menyederhanakan proses penyimpanan dan pengiriman data: XML dapat
menyederhanakan proses penyimpanan dan pengiriman data antar server |
|
|
5. |
|
Merekam preferensi pengguna: Banyak program perangkat lunak
menggunakan file XML untuk merekam preferensi pengguna dan informasi
konfigurasi. |
|
|
6. |
|
Membantu memahami struktur dasar website: XML dapat digunakan untuk
membantu memahami struktur dasar dari sebuah website. |
|
|
7. |
|
Mendefinisikan tata letak UI aplikasi Android: XML dapat digunakan
untuk mendefinisikan tata letak UI aplikasi Android. |
|
|
|
|
|
|
B. |
|
|
MANFAAT
MENGGUNAKAN XML |
|
|
1. |
|
Mendukung transaksi antar bisnis |
|
|
|
|
Ketika sebuah perusahaan menjual barang atau jasa ke perusahaan lain,
kedua bisnis perlu bertukar informasi seperti biaya, spesifikasi, dan jadwal
pengiriman. Dengan Extensible Markup Language (XML), mereka
dapat berbagi semua informasi yang diperlukan secara elektronik dan
menyelesaikan transaksi kompleks secara otomatis, tanpa campur tangan
manusia. |
|
|
|
|
|
|
|
2. |
|
Menjaga integritas data |
|
|
|
|
XML memungkinkan Anda mentransfer data bersama dengan deskripsi data
untuk mencegah hilangnya integritas data. Anda dapat menggunakan informasi
deskriptif ini untuk melakukan hal berikut: |
|
|
|
·
|
Memverifikasi akurasi data |
|
|
|
·
|
Menyesuaikan presentasi data secara otomatis untuk pengguna yang
berbeda |
|
|
|
·
|
Menyimpan data secara konsisten di berbagai platform |
|
|
|
|
|
|
|
3. |
|
Meningkatkan efisiensi pencarian |
|
|
|
|
Program komputer seperti mesin pencari dapat mengurutkan dan
mengategorikan file XML dengan lebih efisien dan tepat daripada jenis dokumen
lainnya. Misalnya, kata mark dapat berupa kata benda atau kata kerja.
Berdasarkan tanda XML, mesin pencari dapat mengategorikan kata mark untuk
hasil pencarian yang relevan. Dengan demikian, XML membantu komputer untuk
menafsirkan bahasa alami dengan lebih efisien. |
|
|
|
|
|
|
|
4. |
|
Merancang aplikasi yang fleksibel |
|
|
|
|
Dengan XML, Anda dapat dengan mudah memutakhirkan atau memodifikasi
desain aplikasi Anda. Banyak teknologi, terutama yang lebih baru, dilengkapi
dengan dukungan XML bawaan. Teknologi itu dapat membaca dan memproses file
data XML secara otomatis sehingga Anda dapat membuat perubahan tanpa harus
memformat ulang seluruh basis data Anda. |
|
|
|
|
|
|
C. |
|
|
Cara
kerja XML |
|
|
|
|
XML bekerja dengan memformat data dalam bentuk hierarki atau pohon.
Dalam XML, setiap elemen memiliki tag awal dan tag akhir yang membatasi
elemen tersebut. Misalnya, jika kamu ingin memformat data tentang buku, kamu
bisa menggunakan tag “book” untuk memulai dan mengakhiri elemen buku. Selain tag awal dan akhir, elemen XML juga bisa memiliki atribut.
Atribut adalah informasi tambahan yang ditempatkan di dalam tag awal.
Misalnya, jika kamu ingin menambahkan informasi tentang harga buku, kamu bisa
menambahkan atribut “price” ke dalam tag awal. Setelah data diformat dalam bentuk XML, kamu bisa mengirimkannya
melalui internet menggunakan protokol seperti HTTP atau FTP. Penerima data
kemudian bisa membaca dan memproses data tersebut dengan menggunakan
perangkat lunak yang mendukung XML. |
|
|
|
|
|
|
D. |
|
|
Mengapa
XML itu penting |
|
|
|
|
XML adalah teknologi yang sangat penting dalam pengembangan aplikasi
web dan seluler . Dengan menggunakan XML, data dapat disimpan dan diproses
dengan cara yang sangat fleksibel dan mudah. XML juga memungkinkan integrasi
data antar aplikasi yang berbeda-beda, sehingga memudahkan pengembangan
aplikasi dan menghemat waktu. Selain itu, XML juga memungkinkan pembuatan dokumen yang bersifat
platform portabel dan independen. Dokumen XML dapat dibuka dan diproses pada
berbagai platform dan aplikasi, tanpa perlu khawatir tentang kompatibilitas. |
|
|
|
|
|
|
E. |
|
|
KOMPONEN
DARI XML |
|
|
1. |
|
Dokumen XML |
|
|
|
|
Tanda <xml></xml> digunakan untuk menandai awal dan akhir
dari sebuah file XML. Konten dalam tanda ini juga disebut dokumen XML. Itu
adalah tanda pertama yang akan dicari oleh perangkat lunak apa pun untuk memp |
|
|
2. |
|
Deklarasi XML |
|
|
|
|
Sebuah dokumen XML dimulai dengan beberapa informasi tentang XML itu
sendiri. Misalnya, dokumen itu mungkin menyebutkan versi XML yang diikutinya.
Pembukaan ini disebut deklarasi XML. |
|
|
3. |
|
elemen XML |
|
|
|
|
Semua tanda lain yang Anda buat dalam dokumen XML disebut dengan
elemen XML. Elemen XML dapat berisi fitur berikut: |
|
|
|
·
|
Teks |
|
|
|
·
|
Atribut |
|
|
|
·
|
Elemen lainnya |
|
F. |
|
|
KEUNTUNGAN
MXL |
|
|
1. |
|
XML bersifat independen terhadap platform dan independen terhadap
bahasa pemrograman, sehingga dapat digunakan pada sistem apa pun dan
mendukung perubahan teknologi saat itu terjadi. |
|
|
2. |
|
XML mendukung unicode. Unicode adalah standar pengkodean
internasional untuk digunakan dengan berbagai bahasa dan skrip, yang mana
setiap huruf, angka, atau simbol diberi nilai numerik unik yang berlaku di
berbagai platform dan program. Fitur ini memungkinkan XML untuk mengirimkan
informasi apa pun yang ditulis dalam bahasa manusia apa pun. |
|
|
3. |
|
Data yang disimpan dan dipindahkan menggunakan XML dapat diubah kapan
saja tanpa memengaruhi penyajian data. Umumnya bahasa markup lain seperti
HTML digunakan untuk penyajian data, HTML mengambil data dari XML dan
menampilkannya pada GUI (antarmuka pengguna grafis), setelah data diperbarui
dalam XML, data tersebut akan ditampilkan dalam HTML tanpa membuat perubahan
apa pun pada GUI HTML. |
|
|
4. |
|
XML memungkinkan validasi menggunakan DTD dan Skema. Validasi ini
memastikan bahwa dokumen XML bebas dari kesalahan sintaksis apa pun. |
|
|
5. |
|
XML menyederhanakan pembagian data antara berbagai sistem karena
sifatnya yang independen terhadap platform. Data XML tidak memerlukan
konversi apa pun saat ditransfer antara sistem yang berbeda. |
|
|
|
|
|
|
G. |
|
|
KEKURANGAN
XML |
|
|
1. |
|
Sintaks XML bertele-tele dan berlebihan dibandingkan dengan format
transmisi data berbasis teks lainnya seperti JSON |
|
|
2. |
|
Redundansi dalam sintaksis XML menyebabkan biaya penyimpanan dan
transportasi lebih tinggi ketika volume data besar. |
|
|
3. |
|
Dokumen XML kurang mudah dibaca dibandingkan dengan format transmisi
data berbasis teks lainnya seperti JSON. |
|
|
4. |
|
XML tidak mendukung array. |
|
|
5. |
|
Ukuran file XML biasanya sangat besar karena sifatnya yang
bertele-tele, hal ini sepenuhnya tergantung pada siapa yang menulisnya |
REFERENSI :
1.
https://www.dewaweb.com/blog/apa-itu-xml/
3.
https://aws.amazon.com/id/what-is/xml/

Komentar
Posting Komentar